Breaking News

Aku Percaya Peri

Aku Percaya Peri

Cerpen Karangan: 
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Dongeng (Cerita Rakyat), Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 16 December 2017

Di zaman yang penuh dengan teknologi ini sudah sedikit bahkan hampir tidak ada lagi orang yang percaya akan peri, elf, kekuatan dan sihir tapi, seorang gadis bernama claire.. Dia sangat mempercayai hal hal tersebut hingga tak ada seorang pun yang mau berteman dengannya, setiap hari ia hanya duduk diam lalu mengunci pintu kamarnya, di dalam kamarnya dia berbicara dengan sahabatnya. Pantas saja dia dijuluki si aneh ya karena dia bersahabat dengan tumbuhan kecil yang tak akan mungkin bisa membalas sapaannya setiap hari.. Dia percaya bahwa di dalam tumbuhan itu pasti tinggal seorang peri dan ia juga sangat ingin bertemu dengan bangsa elf. Tak tahu mengapa ia sangat tertarik dengan dunia cerita dongeng yang menurutnya nyata.. 

Suatu hari, ia bangun kesiangan karena memang sengaja ia memasang alarm lebih siang, sekarang hari minggu jadi ia bisa tidur sepuasnya tapi entah mengapa hati kecilnya terus meronta agar ia tidak lagi tidur akhirnya ia turun untuk melihat keadaan di bawah. 

Sesampainya di bawah ia melihat ayahnya yang sedang mempersiapkan sarapan pagi, maklum ibunya meninggalkan claire sejak ia masih kecil jadi kini ia tinggal bersama ayahnya.. 

“Ayah apa boleh kubantu?”
“Tidak usah claire, kau duduk saja”
“Apa kau yakin tak butuh bantuanku yah?”
Ayah claire hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.. 

Setelah ayah claire selesai mempersiapkan sarapan ia lalu duduk di samping anaknya tersebut.. Claire membuka percakapan dengan ayahnya itu, banyak hal yang mereka bicarakan mulai dari kebun, olahraga hingga akhirnya semua senyap saat mendengar claire yang berbicara tentang pindah rumah.. 

“.. Ayah bagaimana jika kita pindah rumah?”
Tiba tiba ayahnya tersedak mendengar perkataan claire..
“Ayah tak apa apa?”
“Ya..”
“Ayah aku ingin kita tinggal di sebuah kastil..”
“Claire..”
“Aku tau pasti ayah tak kan mau”
“Bukan begitu claire.. Ayah hanya khawatir dengan sekolahmu”
“Memangnya kenapa”
“Jika kau terlambat ke sekolah bagaimana”
“Tapi yah”
“Tidak.. Kita tak kan pindah ke manapun”
Claire pun menangis lalu pergi ke kamarnya. Saat dia tiba di kamarnya tangisnya pun semakin menjadi jadi 

“A.. Apa.. Tumbuhanku layu apakah peri penjaga bunga ini pergi karena ayah menolak untuk pindah ke sebuah kastil?”
Ia terus menangis tiba tiba ia lupa..
“Apa mungkin karena tumbuhan ini belum kusapa dan juga belum disiram ya”
Lalu ia pun menyapa lalu menyiram tumbuhan itu.. Ia juga meminta maaf karena tadi tak sempat menyapanya. 

Tangisnya terhenti saat melihat setitik sinar muncul dari tumbuhan tersebut dan ia melihat sesosok manusia mungil dengan dua sayap yang indah, awalnya ia berpikir bahwa itu mimpi namun saat ia mencubit pipinya, ia sadar bahwa ini nyata. 

Ia pun semakin terbelalak saat sosok yang muncul tadi berbicara padanya “Jangan menangis claire, kau tidak perlu pindah ke kastil karena di rumahmu ini pun kau dapat bertemu peri bukan”
Ia pun hanya mengangguk dengan senyum kecil yang mengembang di bibirnya. Ia tak percaya jika dirinya baru saja bertemu peri ya.. Peri

SELESAI  

Tidak ada komentar